{"id":10741,"date":"2018-08-20T09:13:59","date_gmt":"2018-08-20T02:13:59","guid":{"rendered":"https:\/\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\/restu-bias-primandhika\/pengenalan-bahasa-inggris-untuk-pembelajaran-matematika-sekolah-menengah-mengenal-angka-dan-simbol-dalam-bahasa-inggris\/"},"modified":"2018-08-20T09:13:59","modified_gmt":"2018-08-20T02:13:59","slug":"pengenalan-bahasa-inggris-untuk-pembelajaran-matematika-sekolah-menengah-mengenal-angka-dan-simbol-dalam-bahasa-inggris","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\/en\/restu-bias-primandhika\/pengenalan-bahasa-inggris-untuk-pembelajaran-matematika-sekolah-menengah-mengenal-angka-dan-simbol-dalam-bahasa-inggris\/","title":{"rendered":"Pengenalan Bahasa Inggris untuk Pembelajaran Matematika Sekolah Menengah: Mengenal Angka dan Simbol dalam Bahasa Inggris"},"content":{"rendered":"<h4><span style=\"font-weight: normal\">oleh<\/span><i> Dr. Hj. Euis Eti Rohaeti, M.Pd.<\/i><i> <\/i><span style=\"font-weight: normal\">dan<\/span><i> Restu Bias Primandhika, S.S<\/i><\/h4>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div class=\"separator\" style=\"clear: both;text-align: left\"><a style=\"margin-left: 1em;margin-right: 1em\" href=\"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-ivY9-tN9MWs\/WA9weggGzrI\/AAAAAAAAA6A\/aS3LS4eZ5qICXdyoFOuoVjNeYoKbyFuNQCLcB\/s1600\/angkasimbol.jpg\" data-rel=\"lightbox-image-0\" data-rl_title=\"\" data-rl_caption=\"\" title=\"\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-ivY9-tN9MWs\/WA9weggGzrI\/AAAAAAAAA6A\/aS3LS4eZ5qICXdyoFOuoVjNeYoKbyFuNQCLcB\/s400\/angkasimbol.jpg\" width=\"400\" height=\"337\" border=\"0\" \/><\/a><\/div>\n<div class=\"separator\" style=\"clear: both;text-align: center\"><\/div>\n<p>Hal yang paling mendasar dalam matematika adalah mengenal angka serta simbol-simbol operasinya. Pengucapan angka &amp; simbol dalam Bahasa Indonesia mungkin sudah tidak menjadi kesulitan bagi pelajar matematika. Untuk memulai mempelajari cara menulis dan mengucapkannya dalam Bahasa Inggris, berikut adalah istilah-istilah Bahasa Inggris untuk angka dan simbol:<\/p>\n<h3><b>Angka Dasar <i>(Basic Number)<\/i><\/b><\/h3>\n<p>Dimulai dengan mengenal angka satu digit:<\/p>\n<ol>\n<li>Satu = <i>One<\/i><\/li>\n<li>Dua = <i>Two<\/i><\/li>\n<li>Tiga = <i>Three<\/i><\/li>\n<li>Empat = <i>Four<\/i><\/li>\n<li>Lima = <i>Five<\/i><\/li>\n<li>Enam = <i>Six<\/i><\/li>\n<li>Tujuh = <i>Seven<\/i><\/li>\n<li>Delapan = <i>Eight<\/i><\/li>\n<li>Sembilan = <i>Nine<\/i><\/li>\n<\/ol>\n<p>dan Nol yaitu <i>Zero, <\/i>atau dalam penyebutan-penyebutan tertentu kadang diucapkan \/o\/, 502 yang dibaca <i>Five o&#8217; Two<\/i>. Selanjutnya yaitu angka dua digit yang dalam Bahasa Inggris disebut dengan <i>dozens, <\/i>yang berarti puluhan\/belasan. Angka dua digit ini dimulai dari 10~99:<\/p>\n<ul>\n<li>10. Sepuluh = <i>Ten <span style=\"font-size: xx-small\"><span style=\"color: red\">(<\/span><\/span><\/i><span style=\"font-size: xx-small\"><span style=\"color: red\">Kesalahan umum pada penulisan:<\/span><\/span><i><span style=\"font-size: xx-small\"><span style=\"color: red\"> Teen)<\/span><\/span><\/i><\/li>\n<li>11. Sebelas = <i>Eleven<\/i><\/li>\n<li>12. Dua Belas = <i>Twelve<\/i> <span style=\"font-size: xx-small\"><span style=\"color: red\">(Kesalahan umum pada penulisan: <i>Twoteen<\/i>)<\/span><\/span><\/li>\n<li>13. Tiga Belas = <i>Thirteen <\/i><span style=\"font-size: xx-small\"><span style=\"color: red\">(Kesalahan umum pada penulisan: <i>Threeteen<\/i>)<\/span><\/span><\/li>\n<li>14. Empat Belas = <i>Fourteen<\/i><\/li>\n<li>15. Lima Belas = <i>Fifteen <\/i><span style=\"font-size: xx-small\"><span style=\"color: red\">(Kesalahan umum pada penulisan: <i>Fiveteen<\/i>)<\/span><\/span><\/li>\n<li>16. Enam Belas = <i>Sixteen<\/i><\/li>\n<li>17. Tujuh Belas = <i>Seventeen<\/i><\/li>\n<li>18. Delapan Belas = <i>Eighteen<\/i><\/li>\n<li>19. Sembilan Belas = <i>Nineteen<\/i><\/li>\n<\/ul>\n<p><i><span style=\"font-size: xx-small\"><span style=\"color: red\">*Hindari kesalahan-kesalahan pada penulisan tersebut\u00a0<\/span><\/span><\/i><br \/>\n<i><span style=\"font-size: xx-small\"><span style=\"color: red\"><br \/>\n<\/span><\/span><\/i><br \/>\nHampir mirip dengan angka belasan, angka puluhan yang dimulai dari 20 (Dua Puluh) hingga 99 (Sembilan Puluh Sembilan) ini akan mempunyai kombinasi dalam penyebutan, berikut adalah contoh-contoh bilangan dua digit:<i> <\/i><\/p>\n<ul>\n<li>20. Dua Puluh = <i>Twelve<\/i><\/li>\n<li>21. Dua Puluh Satu = <i>Twenty One<\/i><\/li>\n<li>22.\u00a0 Dua Puluh Dua = Twenty Two<\/li>\n<li>34. Tiga Puluh Empat = <i>Thirty Four<\/i> <span style=\"font-size: xx-small\"><span style=\"color: red\">(Kesalahan umum pada penulisan: <i>Threety<\/i>)<\/span><\/span><\/li>\n<li>47. Empat Puluh Tujuh = <i>Forty Seven<\/i> <span style=\"font-size: xx-small\"><span style=\"color: red\">(Kesalahan umum pada penulisan: <i>Fourty<\/i>)<\/span><\/span><\/li>\n<li>54. Lima Puluh Empat = <i>Fifty Four<\/i> <span style=\"font-size: xx-small\"><span style=\"color: red\">(Kesalahan umum pada penulisan: <i>Fivety<\/i>)<\/span><\/span><\/li>\n<li>80. Delapan Puluh = <i>Eighty<\/i><\/li>\n<\/ul>\n<p><i><span style=\"font-size: xx-small\"><span style=\"color: red\">*Hindari kesalahan-kesalahan pada penulisan tersebut <\/span><\/span><\/i><br \/>\n<i><span style=\"font-size: xx-small\"><span style=\"color: red\">*Selengkapnya ada di presentasi di bawah<\/span><\/span><\/i><\/p>\n<p>Boleh dibilang tahapan terakhir mempelajari angka adalah dalam mengenal ratusan (<i>hundreds<\/i>). Angka di ratusan ini adalah kombinasi penyebutan dari satu dan dua digit ditambah dengan istilah <i>hundred<\/i>. Salah satu contohnya adalah:<\/p>\n<blockquote class=\"tr_bq\"><p><b>348<\/b><\/p><\/blockquote>\n<ul>\n<li>dibaca: Tiga Ratus Empat Puluh Delapan<\/li>\n<li>dalam Bahasa Inggris: <i>Three Hundred (300) + Forty (40) + Eight (8)<\/i><\/li>\n<\/ul>\n<p>jadi, 348 dalam Bahasa Inggris diucapkan <i>Three Hundred Forty Eight.<\/i> Contoh lainnya adalah:<\/p>\n<blockquote class=\"tr_bq\"><p><b>716<\/b><\/p><\/blockquote>\n<ul>\n<li>dibaca: Tujuh Ratus Enam Belas<\/li>\n<li>dalam Bahasa Inggris: <i>Seven Hundred (700) + Sixteen (16)<\/i><\/li>\n<\/ul>\n<p>jadi, 716 dalam Bahasa Inggris diucapkan <i>Seven Hundred Sixteen<\/i>.<\/p>\n<p>Setelah mengenal pengucapan maupun penulisan angka ratusan, maka akanlah mudah jika menuliskan jumlah angka hingga trilyunan sekalipun. Yang perlu diingat disini adalah istilah-istilah dari banyaknya nol, yaitu:<\/p>\n<p>X.000 = Ribuan (<i>Thousand<\/i>)<br \/>\nX.000.000 = Jutaan (<i>Million<\/i>)<br \/>\nX.000.000.000 = Milyar (<i>Billion<\/i>)<br \/>\nX.000.000.000.000 = Triliyun (<i>Trillion<\/i>)<\/p>\n<p>Mari langsung menuju contoh yang sangat rumit:<\/p>\n<blockquote class=\"tr_bq\"><p>895.654.135.978.465<\/p><\/blockquote>\n<ul>\n<li>dibaca: Delapan ratus sembilan puluh lima triliyun, enam ratus lima puluh empat milyar, seratus tiga puluh lima juta, sembilan ratus tujuh puluh delapan ribu, empat ratus enam puluh lima.<\/li>\n<li>dalam Bahasa Inggris: <i>\u00a0<\/i>\n<ul>\n<li><i>Eight hundred ninety five (895) + Trillion<\/i><\/li>\n<li><i>Six hundred fifty four (654)\u00a0+ Billion<\/i><\/li>\n<li><i>One hundred thirty five (135)\u00a0+ Million<\/i><\/li>\n<li><i>Nine Hundred seventy eight ( 978) + Thousand<\/i><\/li>\n<li><i>Four hundred (400)<\/i><\/li>\n<li><i>Sixty (60)<\/i><\/li>\n<li><i>Five (5)<\/i><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>jadi, 895.654.135.978.465 dalam Bahasa Inggris diucapkan <i>Eight hundred ninety five<\/i><i> <b>trillion, <\/b><\/i><i>six hundred fifty four <\/i><b><i>billion <\/i><\/b><i>one hundred thirty five <\/i><b><i>million <\/i><\/b><i>nine Hundred seventy eight <\/i><b><i>thousand <\/i><\/b><i>four <b>hundred <\/b><\/i><i>sixty <\/i><i>five.<\/i><\/p>\n<h3><b>Nomor Urut <i>(Ordinal Numbers)<\/i><\/b><\/h3>\n<p>Nomor urut digunakan untuk menunjukan posisi, rangking ataupun urutan ke-berapa. Dimulai dari:<\/p>\n<ul>\n<li>Pertama &#8211; <i>first (<\/i>disingkat: 1st)<\/li>\n<li>Kedua &#8211; <i>second <\/i>(disingkat: 2nd)<\/li>\n<li>Ketiga &#8211; <i>third <\/i>(disingkat: 3rd)<\/li>\n<li>Keempat &#8211; <i>fourth<\/i>\u00a0 (disingkat: 4th)<\/li>\n<li>Kelima &#8211; <i>fifth\u00a0<\/i>(disingkat: 5th)<\/li>\n<li>Keenam &#8211; <i>sixth <\/i>(disingkat: 6th)<\/li>\n<li>Ketujuh &#8211; <i>seventh <\/i>(disingkat: 7th)<\/li>\n<li>Kedelapan &#8211; <i>eighth<\/i> (disingkat: 8th)<\/li>\n<li>Kesembilan &#8211; <i>ninth<\/i> (disingkat: 9th)<\/li>\n<\/ul>\n<p>Untuk nomor urut dua digit, mulai dari angka 11~20, kita hanya perlu menambahkan akhiran &#8211;<i>th <\/i>saja dari angka-angka yang sudah dijelaskan diatas. Misalnya: Ke-11 menjadi <i>eleventh\/11th, <\/i>Ke-17 menjadi <i>seventeenth\/17th\u00a0 <\/i>dan Ke-20 menjadi <i>twentieth\/20th. <\/i>Lalu untuk nomor urut 20-90, kita kembali lagi mengacu pada nomor urut awal, misalnya: Ke-21 menjadi <i>twenty-first\/21st <\/i>dan tidak menjadi <span style=\"text-decoration: line-through\">twenty-oneth<\/span>. Begitupula selanjutnya: Ke-32 menjadi <i>twenty-second\/32nd, <\/i>ke-43 menjadi <i>twenty-third. <\/i>Mulai dari angka yang berujung lebih dari tiga, maka kita gunakan kembali akhiran <i>-th, <\/i>contoh<i>: <\/i>Ke-54 menjadi <i>fifty-fourth <\/i>dan<i> <\/i>Ke-327 menjadi <i>three hundred twenty seventh\/327th<\/i>.<\/p>\n<h3><b>Pecahan dan Desimal <i>(Fraction and Decimals<\/i>)<\/b><\/h3>\n<p><b>1. Pecahan<\/b><br \/>\nMengucapkan pecahan mempunyai istilah-istilah tersendiri serta melibatkan penggunaan istilah nomor urut. Bagian-bagian dalam pecahan meliputi: Pembilang (<i>numerator<\/i>) dan penyebut (<i>denominator<\/i>). Ada dua alternatif dalam cara menyebutkan pecahan dalam Bahasa Inggris, yang paling umum digunakan adalah kedua cara berikut ini contoh pecahan berikut:<\/p>\n<blockquote class=\"tr_bq\"><p><span style=\"font-size: large\">$\\frac{14}{26}$<i>\u00a0<\/i><\/span><\/p><\/blockquote>\n<ul>\n<li><i>Fourteen over twenty-six<\/i><\/li>\n<li><i>Fourteen-twenty sixths<\/i><\/li>\n<\/ul>\n<p>Apabila pembilang lebih nilainya dari satu, maka nomor urut harus ditambahkan &#8216;<i>s&#8217; <\/i>yang menunjukan jamak. Berbeda halnya dengan, \u00bd (setengah) yang bisa ditulis <i>one over two<\/i> atau <i>one-second <\/i>(<i>second<\/i> tidak menjadi <i>seconds, <\/i>karena pembilang angkanya tunggal). Istilah tersebut jarang sekali digunakan, setengah dalam Bahasa Inggris cenderung disebut <i>half. <\/i>Sedangkan \u00bc (seperempat) disebut <i>quarter <\/i>atau <i>one-fourth.<\/i><br \/>\n<i><br \/>\n<\/i><b>2. Desimal<\/b><br \/>\nPenulisan\/pengucapan desimal sangatlah sederhana. Kita hanya perlu mengingat istilah (.) yang dalam desimal disebutk <i>point <\/i>atau titik. Berbeda dengan di Indonesia, desimal dipisahkan oleh koma (,). Maka dari itu, jangan sampai tertukar. Contoh sederhana dari cara menuliskan desimal dalam Bahasa Inggris yaitu:<\/p>\n<blockquote class=\"tr_bq\"><p>3.14<\/p><\/blockquote>\n<p>ditulis: <i>Three point one four, <\/i>bukan <i>three point fourteen. <\/i>Jadi bisa disimpulkan bahwa angka dibelakang koma akan disebutkan satu persatu. Seperti:<\/p>\n<blockquote class=\"tr_bq\"><p>24.6234<\/p><\/blockquote>\n<p>ditulis: <i>Twenty four point six two three four.<\/i><br \/>\n<i>\u00a0<\/i><b>\u00a0<\/b><\/p>\n<h3><b>Simbol <i>(Symbol)<\/i><\/b><\/h3>\n<p>Tentunya simbol dalam matematika ada banyak sekali. Yang akan dijelaskan disini adalah beberapa simbol yang sering digunakan (simbol lain-lain ada di presentasi powerpoint diatas). Dimulai dari operasi matematika sederhana:<\/p>\n<p>(+) <b>(tanda jumlah: <i>addition sign<\/i>) <\/b>dalam pengoprasian ditulis <i>plus<\/i><b><br \/>\n<\/b><\/p>\n<blockquote class=\"tr_bq\"><p>5 + 6 = 11<\/p><\/blockquote>\n<p><i>Five <b>plus<\/b> six is eleven<\/i><\/p>\n<p>(-)<b> (tanda kurang: <i>subtraction sign<\/i>) <\/b>dalam pengoprasian ditulis <i>minus<\/i><b><br \/>\n<\/b><\/p>\n<blockquote class=\"tr_bq\"><p>7 &#8211; 6 = 1<\/p><\/blockquote>\n<p><i>Seven <b>minus<\/b> six is one<\/i><\/p>\n<p><span class=\"st\">(\u00d7), (*), (.)<\/span><b> (tanda kali: <i>multiplication sign<\/i>) <\/b>dalam pengoprasian ditulis <i>times<\/i><b><br \/>\n<\/b><\/p>\n<blockquote class=\"tr_bq\"><p>7 <span class=\"st\">\u00d7<\/span> 6 = 42<\/p><\/blockquote>\n<p><i>Seven <b>times<\/b> six is forty-two<\/i><br \/>\n<i><br \/>\n<\/i><br \/>\n<span class=\"st\">(<\/span><span class=\"st\"><span class=\"st\">\u00f7)<\/span>, (<\/span><span class=\"st\">\/)<\/span><b> (tanda bagi: <i>division sign<\/i>) <\/b>dalam pengoprasian ditulis <i>divided by<\/i><b><br \/>\n<\/b><\/p>\n<blockquote class=\"tr_bq\"><p>9 <span class=\"st\">\u00f7<\/span> 3 = 3<\/p><\/blockquote>\n<p><i>Nine <b>divided by<\/b> three is three<\/i><\/p>\n<p><b>(=)\u00a0 <\/b><b>(tanda sama dengan: <i>equal sign<\/i>) <\/b>dalam pengoprasian ditulis <i>is, equals<\/i> atau <i>is equal to<\/i><\/p>\n<blockquote class=\"tr_bq\"><p>8\u00a0+ 2 = 10<\/p><\/blockquote>\n<p><i>Eight plus two <b>is (equal{s} to)<\/b> ten. <\/i>Sedangkan untuk menyatakan nilai, harus diawali dengan pernyataan <i>The value of &#8230; <\/i>yang berarti &#8216;nilai dari.&#8217; Seperti: x+4 &gt; 5 sedangkan\u00a0 x-3<\/p>\n<p><span class=\"_Tgc\">\u2264 y &#8211; Dibaca: <i>the value of x plus four is greater than five, meanwhile the value of x minus three is less than or equal to y.<\/i><\/span><\/p>\n<p><span class=\"_Tgc\">(^)<i> <\/i><\/span><span class=\"_Tgc\"><b>(<\/b><b>perpangkatan:<\/b><i><b> exponent<\/b><\/i><b><i>iation<\/i>) <\/b><\/span>dalam pengoprasian ditulis <i>&#8230;raised to (the power of)&#8230;<\/i><\/p>\n<blockquote class=\"tr_bq\"><p><span class=\"_Tgc\">5^2<\/span><\/p><\/blockquote>\n<p><span class=\"_Tgc\">diucapkan <i>five <b>raised to (the power of)<\/b> two <\/i>yang berarti &#8216;lima dipangkatkan dua.&#8217; Selain itu bisa juga, dengan lebih sederhana, diucapkan <i>five-squared <\/i>yang berarti lima kuadrat<i>. <\/i>Sedangkan untuk pangkat tiga (<\/span><sup>3<\/sup><span class=\"_Tgc\">) bisa juga diucapkan dengan <i>cubed. <\/i>Contohnya: 5<\/span><sup>3<\/sup><span class=\"_Tgc\"> = 125 dibaca <i>five rasied to the power of three is one hundred twenty five <\/i>atau<i> five-cubed <\/i><\/span><span class=\"_Tgc\"><i>equals one hundred twenty five.<\/i><\/span><\/p>\n<p><span class=\"_Tgc\">(<\/span><span class=\"_Tgc\">\u221a)<i> <\/i><\/span><span class=\"_Tgc\"><b>(akar<\/b><b>:<\/b><i><b> root\/radical sign<\/b><\/i><b>) <\/b><\/span>dalam pengoprasian ditulis <i>the &#8230; root of\u00a0 &#8230;<\/i><br \/>\n<i><br \/>\n<\/i>Dalam operasi yang menggunakan akar, kembali kita harus menggunakan nomor urut. Dimulai dari akar kuadrat (\u00b2\u221a),<\/p>\n<blockquote class=\"tr_bq\"><p>\u00b2\u221a64 = 8<\/p><\/blockquote>\n<p>bisa dinyatakan dengan <i>the square root of sixty four is eight, <\/i>sedangkan untuk akar kubik (\u221b) dinyatakan dengan <i>the cube root of &#8230; <\/i>dan untuk akar empat seterusnya, diucapkan dengan nomor urut misalnya \u221c16 = 2, <i>the fourth root of sixteen equals two.<\/i><\/p>\n<p>This is an embedded <a target=\"_blank\" href=\"https:\/\/office.com\">Microsoft Office<\/a> presentation, powered by <a target=\"_blank\" href=\"https:\/\/office.com\/webapps\">Office Online<\/a>.<\/p>\n<p><b>Sumber Rujukan:<\/b><br \/>\nWiddiharto, Rachmadi. 2008<i>. Pengenalan Bahasa Inggris untuk Pembelajaran Matematika SMP<\/i>.\u00a0 Yogyakarta: Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Matematika<\/p>\n<p>   MathJax.Hub.Config({tex2jax: {inlineMath: [[&#8216;$&#8217;,&#8217;$&#8217;], [&#8216;\\\\(&#8216;,&#8217;\\\\)&#8217;]]}});   <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>oleh Dr. Hj. Euis Eti Rohaeti, M.Pd. dan Restu Bias Primandhika, S.S &nbsp; Hal yang paling mendasar dalam matematika adalah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":519,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-10741","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-umum"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Pengenalan Bahasa Inggris untuk Pembelajaran Matematika Sekolah Menengah: Mengenal Angka dan Simbol dalam Bahasa Inggris - Web Dosen<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\/en\/restu-bias-primandhika\/pengenalan-bahasa-inggris-untuk-pembelajaran-matematika-sekolah-menengah-mengenal-angka-dan-simbol-dalam-bahasa-inggris\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_GB\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pengenalan Bahasa Inggris untuk Pembelajaran Matematika Sekolah Menengah: Mengenal Angka dan Simbol dalam Bahasa Inggris - Web Dosen\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"oleh Dr. Hj. Euis Eti Rohaeti, M.Pd. dan Restu Bias Primandhika, S.S &nbsp; Hal yang paling mendasar dalam matematika adalah [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\/en\/restu-bias-primandhika\/pengenalan-bahasa-inggris-untuk-pembelajaran-matematika-sekolah-menengah-mengenal-angka-dan-simbol-dalam-bahasa-inggris\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Web Dosen\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-08-20T02:13:59+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-ivY9-tN9MWs\/WA9weggGzrI\/AAAAAAAAA6A\/aS3LS4eZ5qICXdyoFOuoVjNeYoKbyFuNQCLcB\/s400\/angkasimbol.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Restu Bias Primandhika\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Restu Bias Primandhika\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimated reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\\\/restu-bias-primandhika\\\/pengenalan-bahasa-inggris-untuk-pembelajaran-matematika-sekolah-menengah-mengenal-angka-dan-simbol-dalam-bahasa-inggris\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\\\/restu-bias-primandhika\\\/pengenalan-bahasa-inggris-untuk-pembelajaran-matematika-sekolah-menengah-mengenal-angka-dan-simbol-dalam-bahasa-inggris\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Restu Bias Primandhika\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/a72ca226c2b209ffa9f3587f5b988d19\"},\"headline\":\"Pengenalan Bahasa Inggris untuk Pembelajaran Matematika Sekolah Menengah: Mengenal Angka dan Simbol dalam Bahasa Inggris\",\"datePublished\":\"2018-08-20T02:13:59+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\\\/restu-bias-primandhika\\\/pengenalan-bahasa-inggris-untuk-pembelajaran-matematika-sekolah-menengah-mengenal-angka-dan-simbol-dalam-bahasa-inggris\\\/\"},\"wordCount\":1142,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\\\/restu-bias-primandhika\\\/pengenalan-bahasa-inggris-untuk-pembelajaran-matematika-sekolah-menengah-mengenal-angka-dan-simbol-dalam-bahasa-inggris\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/1.bp.blogspot.com\\\/-ivY9-tN9MWs\\\/WA9weggGzrI\\\/AAAAAAAAA6A\\\/aS3LS4eZ5qICXdyoFOuoVjNeYoKbyFuNQCLcB\\\/s400\\\/angkasimbol.jpg\",\"articleSection\":[\"Umum\"],\"inLanguage\":\"en-GB\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\\\/restu-bias-primandhika\\\/pengenalan-bahasa-inggris-untuk-pembelajaran-matematika-sekolah-menengah-mengenal-angka-dan-simbol-dalam-bahasa-inggris\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\\\/restu-bias-primandhika\\\/pengenalan-bahasa-inggris-untuk-pembelajaran-matematika-sekolah-menengah-mengenal-angka-dan-simbol-dalam-bahasa-inggris\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\\\/restu-bias-primandhika\\\/pengenalan-bahasa-inggris-untuk-pembelajaran-matematika-sekolah-menengah-mengenal-angka-dan-simbol-dalam-bahasa-inggris\\\/\",\"name\":\"Pengenalan Bahasa Inggris untuk Pembelajaran Matematika Sekolah Menengah: Mengenal Angka dan Simbol dalam Bahasa Inggris - Web Dosen\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\\\/restu-bias-primandhika\\\/pengenalan-bahasa-inggris-untuk-pembelajaran-matematika-sekolah-menengah-mengenal-angka-dan-simbol-dalam-bahasa-inggris\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\\\/restu-bias-primandhika\\\/pengenalan-bahasa-inggris-untuk-pembelajaran-matematika-sekolah-menengah-mengenal-angka-dan-simbol-dalam-bahasa-inggris\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/1.bp.blogspot.com\\\/-ivY9-tN9MWs\\\/WA9weggGzrI\\\/AAAAAAAAA6A\\\/aS3LS4eZ5qICXdyoFOuoVjNeYoKbyFuNQCLcB\\\/s400\\\/angkasimbol.jpg\",\"datePublished\":\"2018-08-20T02:13:59+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\\\/restu-bias-primandhika\\\/pengenalan-bahasa-inggris-untuk-pembelajaran-matematika-sekolah-menengah-mengenal-angka-dan-simbol-dalam-bahasa-inggris\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-GB\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\\\/restu-bias-primandhika\\\/pengenalan-bahasa-inggris-untuk-pembelajaran-matematika-sekolah-menengah-mengenal-angka-dan-simbol-dalam-bahasa-inggris\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-GB\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\\\/restu-bias-primandhika\\\/pengenalan-bahasa-inggris-untuk-pembelajaran-matematika-sekolah-menengah-mengenal-angka-dan-simbol-dalam-bahasa-inggris\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/1.bp.blogspot.com\\\/-ivY9-tN9MWs\\\/WA9weggGzrI\\\/AAAAAAAAA6A\\\/aS3LS4eZ5qICXdyoFOuoVjNeYoKbyFuNQCLcB\\\/s400\\\/angkasimbol.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/1.bp.blogspot.com\\\/-ivY9-tN9MWs\\\/WA9weggGzrI\\\/AAAAAAAAA6A\\\/aS3LS4eZ5qICXdyoFOuoVjNeYoKbyFuNQCLcB\\\/s400\\\/angkasimbol.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\\\/restu-bias-primandhika\\\/pengenalan-bahasa-inggris-untuk-pembelajaran-matematika-sekolah-menengah-mengenal-angka-dan-simbol-dalam-bahasa-inggris\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pengenalan Bahasa Inggris untuk Pembelajaran Matematika Sekolah Menengah: Mengenal Angka dan Simbol dalam Bahasa Inggris\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\\\/\",\"name\":\"Web Dosen\",\"description\":\"Portal Informasi Dosen IKIP Siliwangi\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-GB\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\\\/#organization\",\"name\":\"Web Dosen\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-GB\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/6\\\/2024\\\/11\\\/cropped-100x100-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/6\\\/2024\\\/11\\\/cropped-100x100-1.png\",\"width\":100,\"height\":100,\"caption\":\"Web Dosen\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/a72ca226c2b209ffa9f3587f5b988d19\",\"name\":\"Restu Bias Primandhika\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-GB\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/075a07022c4b1e3860ca770f3459112a13d38d8590c570f742611fc2d5fdc926?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/075a07022c4b1e3860ca770f3459112a13d38d8590c570f742611fc2d5fdc926?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/075a07022c4b1e3860ca770f3459112a13d38d8590c570f742611fc2d5fdc926?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Restu Bias Primandhika\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/www.primandhika.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\\\/en\\\/author\\\/restu-bias-primandhika\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pengenalan Bahasa Inggris untuk Pembelajaran Matematika Sekolah Menengah: Mengenal Angka dan Simbol dalam Bahasa Inggris - Web Dosen","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\/en\/restu-bias-primandhika\/pengenalan-bahasa-inggris-untuk-pembelajaran-matematika-sekolah-menengah-mengenal-angka-dan-simbol-dalam-bahasa-inggris\/","og_locale":"en_GB","og_type":"article","og_title":"Pengenalan Bahasa Inggris untuk Pembelajaran Matematika Sekolah Menengah: Mengenal Angka dan Simbol dalam Bahasa Inggris - Web Dosen","og_description":"oleh Dr. Hj. Euis Eti Rohaeti, M.Pd. dan Restu Bias Primandhika, S.S &nbsp; Hal yang paling mendasar dalam matematika adalah [&hellip;]","og_url":"https:\/\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\/en\/restu-bias-primandhika\/pengenalan-bahasa-inggris-untuk-pembelajaran-matematika-sekolah-menengah-mengenal-angka-dan-simbol-dalam-bahasa-inggris\/","og_site_name":"Web Dosen","article_published_time":"2018-08-20T02:13:59+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-ivY9-tN9MWs\/WA9weggGzrI\/AAAAAAAAA6A\/aS3LS4eZ5qICXdyoFOuoVjNeYoKbyFuNQCLcB\/s400\/angkasimbol.jpg","type":"","width":"","height":""}],"author":"Restu Bias Primandhika","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Restu Bias Primandhika","Estimated reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\/restu-bias-primandhika\/pengenalan-bahasa-inggris-untuk-pembelajaran-matematika-sekolah-menengah-mengenal-angka-dan-simbol-dalam-bahasa-inggris\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\/restu-bias-primandhika\/pengenalan-bahasa-inggris-untuk-pembelajaran-matematika-sekolah-menengah-mengenal-angka-dan-simbol-dalam-bahasa-inggris\/"},"author":{"name":"Restu Bias Primandhika","@id":"https:\/\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\/#\/schema\/person\/a72ca226c2b209ffa9f3587f5b988d19"},"headline":"Pengenalan Bahasa Inggris untuk Pembelajaran Matematika Sekolah Menengah: Mengenal Angka dan Simbol dalam Bahasa Inggris","datePublished":"2018-08-20T02:13:59+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\/restu-bias-primandhika\/pengenalan-bahasa-inggris-untuk-pembelajaran-matematika-sekolah-menengah-mengenal-angka-dan-simbol-dalam-bahasa-inggris\/"},"wordCount":1142,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\/restu-bias-primandhika\/pengenalan-bahasa-inggris-untuk-pembelajaran-matematika-sekolah-menengah-mengenal-angka-dan-simbol-dalam-bahasa-inggris\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-ivY9-tN9MWs\/WA9weggGzrI\/AAAAAAAAA6A\/aS3LS4eZ5qICXdyoFOuoVjNeYoKbyFuNQCLcB\/s400\/angkasimbol.jpg","articleSection":["Umum"],"inLanguage":"en-GB","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\/restu-bias-primandhika\/pengenalan-bahasa-inggris-untuk-pembelajaran-matematika-sekolah-menengah-mengenal-angka-dan-simbol-dalam-bahasa-inggris\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\/restu-bias-primandhika\/pengenalan-bahasa-inggris-untuk-pembelajaran-matematika-sekolah-menengah-mengenal-angka-dan-simbol-dalam-bahasa-inggris\/","url":"https:\/\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\/restu-bias-primandhika\/pengenalan-bahasa-inggris-untuk-pembelajaran-matematika-sekolah-menengah-mengenal-angka-dan-simbol-dalam-bahasa-inggris\/","name":"Pengenalan Bahasa Inggris untuk Pembelajaran Matematika Sekolah Menengah: Mengenal Angka dan Simbol dalam Bahasa Inggris - Web Dosen","isPartOf":{"@id":"https:\/\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\/restu-bias-primandhika\/pengenalan-bahasa-inggris-untuk-pembelajaran-matematika-sekolah-menengah-mengenal-angka-dan-simbol-dalam-bahasa-inggris\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\/restu-bias-primandhika\/pengenalan-bahasa-inggris-untuk-pembelajaran-matematika-sekolah-menengah-mengenal-angka-dan-simbol-dalam-bahasa-inggris\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-ivY9-tN9MWs\/WA9weggGzrI\/AAAAAAAAA6A\/aS3LS4eZ5qICXdyoFOuoVjNeYoKbyFuNQCLcB\/s400\/angkasimbol.jpg","datePublished":"2018-08-20T02:13:59+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\/restu-bias-primandhika\/pengenalan-bahasa-inggris-untuk-pembelajaran-matematika-sekolah-menengah-mengenal-angka-dan-simbol-dalam-bahasa-inggris\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-GB","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\/restu-bias-primandhika\/pengenalan-bahasa-inggris-untuk-pembelajaran-matematika-sekolah-menengah-mengenal-angka-dan-simbol-dalam-bahasa-inggris\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-GB","@id":"https:\/\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\/restu-bias-primandhika\/pengenalan-bahasa-inggris-untuk-pembelajaran-matematika-sekolah-menengah-mengenal-angka-dan-simbol-dalam-bahasa-inggris\/#primaryimage","url":"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-ivY9-tN9MWs\/WA9weggGzrI\/AAAAAAAAA6A\/aS3LS4eZ5qICXdyoFOuoVjNeYoKbyFuNQCLcB\/s400\/angkasimbol.jpg","contentUrl":"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-ivY9-tN9MWs\/WA9weggGzrI\/AAAAAAAAA6A\/aS3LS4eZ5qICXdyoFOuoVjNeYoKbyFuNQCLcB\/s400\/angkasimbol.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\/restu-bias-primandhika\/pengenalan-bahasa-inggris-untuk-pembelajaran-matematika-sekolah-menengah-mengenal-angka-dan-simbol-dalam-bahasa-inggris\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pengenalan Bahasa Inggris untuk Pembelajaran Matematika Sekolah Menengah: Mengenal Angka dan Simbol dalam Bahasa Inggris"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\/#website","url":"https:\/\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\/","name":"Web Dosen","description":"Portal Informasi Dosen IKIP Siliwangi","publisher":{"@id":"https:\/\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-GB"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\/#organization","name":"Web Dosen","url":"https:\/\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-GB","@id":"https:\/\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2024\/11\/cropped-100x100-1.png","contentUrl":"https:\/\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2024\/11\/cropped-100x100-1.png","width":100,"height":100,"caption":"Web Dosen"},"image":{"@id":"https:\/\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\/#\/schema\/person\/a72ca226c2b209ffa9f3587f5b988d19","name":"Restu Bias Primandhika","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-GB","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/075a07022c4b1e3860ca770f3459112a13d38d8590c570f742611fc2d5fdc926?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/075a07022c4b1e3860ca770f3459112a13d38d8590c570f742611fc2d5fdc926?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/075a07022c4b1e3860ca770f3459112a13d38d8590c570f742611fc2d5fdc926?s=96&d=mm&r=g","caption":"Restu Bias Primandhika"},"sameAs":["http:\/\/www.primandhika.com"],"url":"https:\/\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\/en\/author\/restu-bias-primandhika\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10741","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/519"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10741"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10741\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10741"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10741"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dosen.ikipsiliwangi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10741"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}