Tugas Mahasiswa

Pertemuan 8 MK Analisis Kesalahan Berbahasa

Dipublikasikan pada : 25 Januari 2019.
  1. JIKA PERNYATAAN BENAR, ALASAN BENAR, DAN KEDUANYA MERUPAKAN HUBUNGAN SEBAB!
  2. JIKA PERNYATAAN BENAR, ALASAN BENAR, TETAPI KEDUANYA BUKAN MERUPAKAN HUBUNGAN SEBAB!
  3. JIKA PERNYATAAN BENAR, ALASAN SALAH, ATAU JIKA PERNYATAAN SALAH ALASAN BENAR!
  4. JIKA PERNYATAAN DAN ALASAN KEDUANYA SALAH!

 

  1. Kata-kata deiksis sukar dikuasai oleh siswa yang baru belajar bahasa Indonesia.

sebab

Deiksis yaitu kata-kata yang berubah-ubah rujukannya sesuai dengan pembicara dan konteksnya.

  1. Pada tahap awal belajar bahasa Indonesia, siswa SD sering melakukan pemindahan unsur-unsur bahasa ibu ke dalam bahasa Indonesia.

sebab

Pada tahap awal belajar bahasa Indonesia, hanya sistem bahasa ibulah yang dikuasai siswa SD.

  1. Transfer positif memfasilitasi siswa dalam belajar B2.

sebab

Dalam transfer positif, unsur-unsur yang ditransfer sama dengan kaidah-kaidah bahasa sasaran.

  1. Kebedaan dan kemiripan antara dua bahasa yang dibandingkan secara sinkronis merupakan hasil kegiatan linguistik kontrastif.

sebab

Hasil temuan linguistik kontrastif digunakan sebagai alat penduga adanya penyimpangan, pelanggaran, atau kesalahan-kesalahan yang mungkin dilakukan oleh dwibahasawan.

  1. Dwibahasawan seimbang dapat menjadi penerjemah yang baik.

sebab

Dwibahasawan seimbang merupakan pembicara yang memiliki kemahiran yang sama baiknya dalam dua bahasa.

  1. Analisis kontrastif dan analisis kesalahan harus saling melengkapi.

sebab

Hipotesis bentuk lemah menyatakan bahwa analisis kontrastif hanya bersifat diagnostik sedangkan analisis kesalahan mengidentifika-si kesalahan berbahasa siswa.

  1. Pada umumnya, orang Indonesia itu dwibahasawan.

sebab

Di Indonesia terdapat banyak bahasa daerah yang secara aktif masih digunakan oleh masyarakat pendukungnya.

  1. Masyarakat Indonesia bersifat diglosia.

sebab

Dalam berkomunikasi lisan, masyarakat kita sering menggunakan penyisipan kata-kata dan frase B2 atau B1.

  1. Analisis kesalahan berbahasa berdampak positif pada pembelajaran bahasa.

sebab

Bahasa digunakan setiap orang sebagai alat komunikasi.

  1. Analisis kesalahan memandang kesalahan secara umum sedangkan analisis kontrastif melihatnya secara khusus.

sebab

Analisis kontrastif melihat kesalahan dengan cara membandingkan B1 dengan B2.

  1. Pada tahap awal belajar berbahasa Indonesia, kata-kata yang bermakna gramatikal sering ditinggalkan siswa sehingga kalimatnya salah.

sebab

Pada tahap awal belajar menggunakan B2, kata yang bermakna leksikal lebih mudah dikuasai para siswa daripada kata yang bermakna gramatikal.